Dual boot Windows di Laptop

 

Membuat dual booting Windows di Compaq Presario C700 Windows Vista.

Karena alasan yang lazim system yang terhitung belum terlalu lama lama ini (sebelum akhirnya diperbaiki dengan seri seven-nya) sering dituding agak tidak bersahabat dan banyak yang akhirnya memilih downgrade ke seri sebelumnya yang dikenal lebih stabil.

Compaq Presario C700 sejak saya pakai Maret ’08 telah preinstalled Windows Vista Basic, tapi ternyata cukup merepotkan, hanya karena lisensi asli jadi sayang untuk dibuang atau downgrade ya.. ‘terpaksa’ dipakai. Dan akhirnya diputuskan agar sang leppie bisa dual boot dengan XP.

Kenyataanya XP hanya mendukung HDD legacy, tidak seperti Vista yang sudah SATA. Mau tidak mau sebelum persiapan instal XP, BIOS harus sedikit dirubah system konfigurasi SATA-nya menjadi DISABLE dulu. Belum lagi terpikir apakah driver-drivernya terpenuhi dengan baik oleh system baru nantinya. Wah kayaknya sedikit kerja keras..

Langkah pertama backup!, tentunya kita tidak mau ambil resiko kehilangan data bila terjadi kesalahan atau kegagalan saat proses instalasi; cara paling gampang dengan menjalankan aplikasi backup (Norton Ghost dan sebagainya) atau copy semua data penting seperti email dan file-file penting lainnya lalu menyimpannya di partisi yang aman atau media external, salah satu aplikasi untuk keperluan ini adalah dengan Teracopy, seri freeware-nya sudah cukup baik untuk melakukan pekerjaan ini. Teracopy bisa download di sini..

Gambar.
1 Dive E hasil partisi

Ke-2 buat partisi baru untuk tempat boot system ke-2 (dengan Disk Management, dari Control Panel ketik part.. di kolom ‘search’), dan buatlah New Shrink dari drive C, tentukan size-nya.. misal 20GB, setelah teralokasi lalu diformat (cukup quick format dari properties) serta aktifkan ‘ac as active primary partition.’ Bila nanti kita tidak membutuhkan lagi tinggal di Extend kembali menjadi satu volume C (terlebih dahulu disk partisi harus di-Delete). Untuk melihat hasilnya bisa juga dari COMMAND PROMPT ketik ‘diskpart’, maka akan terlihat isi keseluruhan partisi yang ada di HDD komputer.

Ke-3 install boot manager, saya pakai EasyBCD, lalu add second boot (dari ‘add/remove entries’.. misal Windows XP atau ketik nama lain.  EasyBCD

Ke-4 download NTLDR dan NTDETEC.COM dan copy-kan ke partisi disk yang baru dibuat (selain file-file tersebut adalah file boot.mgr, boot.ini) Download sini

Ke-5 restart dan masuk ke BIOS set konfigurasi SATA ke DISABLE dan pastikan CD/DVD drive BOOT ENABLE.

Ke-6 insert disk Windows XP Installer

Ke-7 restart maka system akan menayakan apakah load dari disk drive akan diteruskan ? Tekan ENTER dan ikuti petunjuk selanjutnya.

Ke-8 tentukan partisi yang menjadi tujuan tempat system boot kedua diletakkan (misal drive D). Ini penting! Kesalahan atau ketidak hati-hatian pada tahap ini (salah menentukan partisi tujuan, misal ke C padahal C sudah berisi Windows preinstalled) maka system akan conflic (bila hal ini terjadi.. lompat ke step Windows Seven). System akan mengidentifikasi dan mengcopy file-file dari installer.

Ke-9 restart dan pastikan instalasi berjalan baik sampai ‘finish’.

Ke-10 restart, lalu muncul booting yang akan memberikan dua pilihan Windows kepada anda, Windows Vista (preinstalled) dan Windows XP (boot kedua yang baru dibuat).

Gambar.
2 Tampilan booting 1 Windows Vista

Sebelas selesai!. Anda telah memiliki dua system boot pilihan dalam komputer anda. Jangan heran ketika anda menjalankan XP, partisi harddisk seakan-akan jadi terbalik!, dive D dimana tempat anda menyimpan XP ‘menjadi’ drive C (system). Sebaliknya ketika anda menjalankan Vista maka partisi menjadi ‘normal’ kembali, partisi utama C tampak berisi Vista preinstalled dan D berisi XP!.

Windows 7 RC

Bila langkah Ke-8 bermasalah, anda boleh pikir-pikir untuk dual boot dengan Windows Seven. Langkah perbaikannya adalah masukkan DVD Windows Seven ke disk drive lalu restart, pilih Windows Seven.. ikuti lalu pilih REPAIR, jalankan. Selanjutnya boot ulang lalu keluarkan DVD installer maka system akan kembali ke Windows Vista sesuai kondisi terakhir sebelum proses dual boot.

Gambar.
3 Tampilan booting 2 Windows Seven

Langkah-langkah dual boot dengan Windows 7 (RC) hampir sama dengan dual boot Windows XP hanya saja kita tidak memerlukan langkah Ke-3, Ke-4 dan Ke-5 jadi sebenarnya jauh lebih simple. Langsung pada langkah Ke-6 Windows Seven installer akan menkonfigurasi sendiri system barunya. Pilih instalasi ‘Custom’ sehingga anda tidak akan kehilangan data atau system pada Windows preinstalled-nya. Dan memang Windows Seven terasa lebih enteng dan gesit, hanya ruang jadi lebih sempit karena  harus berbagi dengan Vista. Nah sekarang komputer anda telah memiliki dual boot atau dua operating system Windows yaitu Vista dan Seven.

Selamat mencoba.

http://tiswansenjaya.spaces.live.com/

 

 

 

This entry was posted in Computers and Internet and tagged . Bookmark the permalink.

3 Responses to Dual boot Windows di Laptop

  1. arya says:

    sangat membantu.
    thank for sharenya

  2. boudz2009 says:

    makasih ya sudah berbagi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s