Anti virus gratis untuk Windows asli

Aman dengan Microsoft Security Essential ?

Rabu 23 Feb 2010


Bekerja dengan komputer (PC) artinya bekerja dengan data apapun format data yang kita olah, data tersebut dapat berupa text, gambar maupun suara atau kombinasi dari ketiganya. Tentu saja data-data tersebut adalah data digital atau dalam istilah komputer disebut ‘biner’ (*).

Komputer dengan beragam aplikasinya melakukan pengolahan data-data tersebut sesuai dengan tujuan masing-masing; seperti design, data base, atau pengolah kata, tapi intinya adalah berupa program, pemrograman atau bahasa pemrograman (software).  Selain data tersebut, komputer memerlukan ‘bahasa perantara’ antara hardware dan aplikasinya yaitu ‘driver’.

Nah komputer akan berjalan dengan baik bila data-data software atau driver tersebut, (berupa file-file) masih original. Original dalam pengertian 100% sesuai design awal dari sang pembuat.

Karena berbagai alasan kompatibilitas, platform dan terutama ulah para hacker atau virus sehingga masalah pasti akan timbul, tidak bisa tidak! Dan bila hal ini terjadi pada komputer anda akibatnya adalah kerusakan data dengan segala efek mengerikannya seperti; data hilang, corrupt, komputer menjadi lambat dan berujung pada komplikasi system!.

Ada virus ada anti virus.  Kedua-duanya mempunyai arti komersial yang terkadang mahal. Beruntung bagi penguna awam seperti saya, yang hanya familiar dengan Microsoft. Jengkel dengan begitu banyaknya virus, spam, bug dan sebagainya (walaupun sudah menggunakan anti virus yang selalu minta update dan tidak gratis) mencari-cari dan ketemu ternyata Microsoft memberikan solusi gratis bagi pengguna Windows asli yaitu Microsoft Security Essential.

Bagi yang ingin mencoba Microsoft Security Essential silahkan download.

Saat ini saya belum bisa review hasilnya karena masih melihat kinerja dari program tersebut apakah sudah sesuai dengan kebutuhan saya atau tidak..


Gambar 1. Tampilan Microsoft Security Essential

* Ringkasnya begini: dalam bahasa aras rendah (bahasa kode-kode yang dimengerti komputer) binary, ‘bi’ berari 2, nary atau ner berarti keadaan, dalam hal ini secara ringkas mesin komputer hanya mengenal bilangan 1 (bisa diartikan ‘ya’ biasanya tegangan 5V operasi IC-IC ) dan atau  0 (bisa diartikan ‘tidak’ atau 0V tegangan operasi IC-IC) jadi komputer hanya mengenal situasi ‘ya’ dan atau ‘tidak’ artinya tidak ada ‘grey area’ seperti sifat manusia. Dalam bahasa aras tinggi program-program komputer tersebut diterjemahkan berupa aplikasi yang mudah dipahami atau digunakan oleh user, dalam hal ini manusia sebagai pemakai komputer.

2 hari setelah saya memasang Microsoft Security Essential saya menemukan artikel mengenai hal ini ditulis di situs berita ANTARA.

Inilah atikel ANTARA selengkapnya..

Microsoft
Sediakan Anti Virus Gratis untuk Pengguna Windows Asli

 

Senin,
22 Pebruari 2010 15:19 WIB | Rilis Pers | | Dibaca 411 kali

Jakarta, 22/2 (ANTARA) –
Tak dipungkiri lagi, saat ini setiap pengguna komputer pasti membutuhkan software anti virus untuk melindungi data di komputernya dari serangan virus yang kian ganas. Pengguna Windows Asli boleh bergembira karena Microsoft menyediakan Microsoft Security Essential, produk yang dapat diunduh secara cuma-cuma untuk pengguna Windows Asli.

Ketersediaan Microsoft Security Essential diumumkan bersaman dengan kunjungan Jacqueline Peterson-Jarvis, Microsoft Asia Pacific Regional Security & Privacy Lead di Jakarta minggu ini.

Jacqueline mengungkapkan bahwa kerentanan produk Microsoft di industry Teknologi Informasi terhitung sebanyak 4.9%. Kerentanan ini terjadi karena rendahnya kompleksitas terhadap akses, maka pengguna akan lebih mudah mengakses sesuatu, sehingga kerentanan akan semakin meningkat. Kerentanan tersebut dibagi menjadi 3 yaitu : Kerentanan Sistem Operasi, Kerentanan Browser dan Kerentanan Aplikasi. Menurut data yang ada, kerentanan aplikasi di periode semester kedua tahun 2008 (2H08) meningkat tajam, sementara kerentanan operasi sistem cenderung konstan, dan kerentanan browser sedikit meningkat.

Selain kerentanan yang ada, distributor malwarepun kini semakin pintar untuk mengeksploitasi korban. Mereka memiliki banyak cara dalam memikat korban untuk mengeksploitasi halaman web dengan berbagai cara termasuk phising dan pembajakan halaman web. Phising adalah metode pencurian identitas pengguna internet dengan mengelabui pengguna untuk mengungkap informasi pribadi atau keuangan secara online. Belakangan ini, phising meningkat tajam seiring dengan maraknya jejaring sosial di kalangan pengguna online. Efektivitas penyebaran malware sekarang tergantung pada faktor bahasa dan budaya.

“Untuk melindungi pengguna dari halaman web yang jahat, vendor web browser telah mengembangkan filter yang dapat melacak situs yang berisi malware dan serangan phising, kemudian menampilkan peringatan saat pengguna berusaha membuka situs tersebut. Untuk itu, menginstal update keamanan untuk sistem operasi, browser dan aplikasi browser setiap saat akan sangat mengurangi kemungkinan bagi pengguna menjadi korban kejahatan online.” Saran Jacqueline. “Microsoft membuat sebuah database tentang situs phising aktif yang didapat dari laporan para pengguna Internet Explorer dan produk Microsoft lainnya.

Untuk hal ini, Budi Setyono, salah seorang guru mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMA Negeri 1 Sewon, Bantul – Yogyakarta mengatakan bahwa ia selalu melibatkan anak-anak didiknya dalam pembelajaran. “Saya menjelaskan kepada siswa agar memanfaatkan internet dengan segala macam fasiltasnya secara bertanggung jawab dan menjelaskan kerugian yang dapat diakibatkan bagi perkembangan diri siswa seusianya. Jadi lebih baik mendidik mental mereka, yang uniknya justru bisa menjadi ‘tantangan’ bagi siswa untuk menjadi semakin tahu.” Katanya.

Mengenai ketersediaan Microsoft Security Essential, menurut Budi Setyono, Microsoft memang sudah seharusnya membentengi produknya dengan berbagai fitur keamanan karena sistem operasi ini sering digunakan sebagai uji coba atau praktek para attacker untuk menjebol pintu keamanan sebuah sistem, baik praktek ilmu di meja kuliah maupun sekedar iseng.

“Produk keamanan Microsoft Security Essential yang merupakan buatan asli dari Microsoft tentu akan sangat dipercaya oleh user karena bukan aplikasi keamanan yang mengandung tujuan tersembunyi seperti snipping di mana dapat memata-matai aktifitas bahkan mencuri data dari komputer. Hal mana sering kita jumpai pada aplikasi keamanan yang didapat secara cuma-cuma.” Lanjut Budi lagi.

Microsoft melalui produk aslinya meningkatkan komitmennya untuk selalu melindungi penggunanya. Segala jenis kerentanan yang berhasil ditemukan oleh Microsoft baik yang telah atau akan terjadi selalu dikomunikasikan secara transparan oleh Microsoft, sehingga pengguna dapat melakukan tindakan penanggulangan dan pencegahan.

Microsoft Security Essentials, anti malware tanpa biaya yang memberikan perlindungan
berkualitas bagi konsumen terhadap berbagai ancaman, termasuk virus, spyware, rootkits, dan Trojan. Dan karena Microsoft Security Essentials ditawarkan secara langsung oleh Microsoft, konsumen dapat memiliki keyakinan bahwa perangkat lunak mereka unduh sah dan bukan perangkat lunak palsu yang dapat menginfeksi PC dengan malware.

Dengan adanya Microsoft Security Essential, Microsoft berusaha melindungi pengguna produk aslinya dari serangan, ancaman maupun kerentanan tersebut di atas.

COPYRIGHT © 2010

tiswan’s spaces

 

This entry was posted in Computers and Internet and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s