PC Router

PC Router

Umumnya koneksi internet dalam jaringan komputer warnet terhubung secara share atau berbagi melalui sebuah unit Switch / Hub ke modem tanpa melalui rangkaian Router, cara ini sederhana dan ringkas tapi konfigurasi seperti ini kurang efektif dalam penggunaan alokasi bandwidth internet, selain itu konfigurasi jaringan komputer tanpa Router memiliki keterbatasan bila kita ingin memperluas jaringan. Jaringan komputer tanpa Router terbatas hanya untuk 1 LAN saja.

Meskipun memiliki lebih banyak keunggulan dalam management jaringan LAN, konfigurasi PC Router memiliki kenyataan sebagai berikut: 1. Diperlukan tambahan 1 komputer khusus yang akan dijadikan sebagai PC Router. 2. PC Router harus selalu ‘ON’, bila PC Router bermasalah atau ‘OFF’ maka semua PC Client di dalam jaringan LAN ikut terganggu. 3. Potensi penyebaran virus dalam jaringan lebih cepat.

Berikut adalah contoh konfigursai jaringan warnet dengan 2 LAN misal kita sebut LAN-A dan LAN-B. Untuk membuat PC Router kita memerlukan 3 port Ethernet Card atau NIC, misal kita namakan ether#0, ether#1 dan ether#2.

IP Addressing

ether#0 (terhubung ke modem / internet):
Informasi ini akan sangat tergantung pada layanan koneksi internet atau ISP yang Anda gunakan :
IP: 192.168.1.1
Subnet mask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.1.1

ether#1 (terhubung ke jaringan LAN-A):
IP: 10.10.10.1
Subnet mask: 255.0.0.0
Gateway: [biarkan kosong] tidak perlu diisi karena semua koneksi internet dari komputer yang berada di dalam jaringan ini akan ‘diforward’ dan terhubung melalui ether#0 PC Router yaitu ke Gateway ISP via 192.168.1.1

ether#2 (terhubung ke jaringan LAN-B):
IP: 192.168.20.1
Subnet mask: 255.255.255.0
Gateway: [biarkan kosong] tidak perlu diisi karena semua koneksi internet dari komputer yang berada di dalam jaringan ini akan ‘diforward’ dan terhubung melalui ether#0 PC Router yaitu terhubung ke Gateway ISP via 192.168.1.1

Konfigurasi IP address untuk semua komputer PC Client di jaringan LAN-A:
IP: 10.10.10.2-254 -> secara teori bisa hingga 254 alamat IP PC Client
Subnet mask: 255.0.0.0
Gateway: 10.10.10.1 -> ether#1

Konfigurasi IP address untuk semua komputer PC Client di jaringan LAN-B:
IP: 192.168.20.2-254 -> secara teori bisa hingga 254 alamat IP PC Client
Subnet mask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.20.1 -> ether#2

Sekarang jaringan LAN-A dan LAN-B sudah ‘ON’ dan terhubung melalui PC Router ke modem, artinya semua PC Client dikedua jaringan LAN tersebut seharusnya sudah dapat mengakses internet dan juga berbagi file / printer.

This entry was posted in Computers and Internet and tagged . Bookmark the permalink.

2 Responses to PC Router

  1. maaf mas ikut berkomentar, untuk mengurangi salah pengartian, #eth0 gateway (192.168.1.1) bukan IP ISP, tapi IP Modem. biasanya dari modem udah otomatis terdeteksi gateway dan DNS dari ISP yang digunakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s