Diagnostic Tools

 

Performa hardware sebuah komputer adalah syarat utama untuk mendukung berbagai aplikasi yang terinstal didalamnya sehingga komputer mampu berjalan optimal sesuai kebutuhan dan seting. Di sini saya ambil kasus hardware dari komputer laptop yang meliputi: battery, harddisk, RAM, processor, ethernet port dan chipset grafis yang dapat diukur kehandalannya. Dengan tools tertentu kita bisa mendapatkan informasi detail mengenai komponen-komponen tersebut. Tool-tool tersebut melakukan diagnosa, streching, stressing dan uji-uji beban overload lainnya terhadap sistem hardware. Jadi proses yang SANGAT BERESIKO! Dan dapat menyebabkan kerusakan permanen komputer anda, jadi sebaiknya berhati-hatilah bila ingin menggunakannya. Bila tidak yakin jangan lakukan!.

Persiapan:
1. Backup semua data penting komputer.
2. Pastikan tool yang sesuai dengan OS dan hardware komputer.
3. Cari referensi sebanyak dan sebaik mungkin.
4. Lakukan secara bertahap dan jangan memaksakan seting atau config tool ke mode yang ekstrem.
5. Pikir ulang sebelum melakukan.

Untuk itu saya  sampaikan disclaimer dulu: SAYA TIDAK BERTANGGUNGJAWAB TERHADAP EFEK POSITIF DAN NEGATIF DAN SEGALA AKIBAT YANG DISEBABKAN. PENGGUNAAN TOOL-TOOL INI DAPAT MENYEBABKAN KERUSAKAN PERMANEN KOMPUTER. RESIKO PENGGUNAAN TOO-TOOL INI ADALAH TANGGUNG JAWAB ANDA SENDIRI.

Di internet tersebar begitu banyak tool diagnostic gratis yang cukup bermanfaat dan powerful, diantaranya;

1. HPBC: untuk mendiagnosa battery HP
2. HDTune: untuk mendiagnosa harddisk
3. Fujitsu HDD Diagnostic Tool: untuk mendignosa harddisk Fujitsu
4. Win_IPDT: untuk mendiagnosa processor Intel
5. CPU-Z: informasi detail dari processor, RAM, grafis, motherboard dsb.
6. nb3: benchmark score
7. CPUFreeBenchmark 2: benchmark speed
8. Tcpview: melihat aktivitas ethernet
9. autoruns: full information mengenai system yang sedang berjalan di computer

Saya mendapatkan penggunaan beberapa tool tertentu justru berefek ‘merugikan’ seperti: menyebabkan system menjadi crash, corrupt dan unstable serta tidak mendapatkan efek positif seperti: menambah kecepatan dan kestabilan. Tool-tool seperti Clear RAM, Refresh RAM, Speed Up RAM dan sebagainya sebaiknya tidak perlu dicoba.

Semoga bermanfaat.

This entry was posted in Computers and Internet, Opini and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s